Mencari Sapardi
Pernahkah membaca sebuah puisi yang membuatmu tetap mengingat setiap lariknya hingga hari ini ?
Zaman aku SMA dulu, aku pernah membaca sebuah puisi indah. Baru kemudian aku tahu, puisi itu ada hampir di setiap organizer milik teman-teman perempuanku saat SMA. Sampai hari ini, aku masih menerka-nerka apa maksud puisi itu, sambil bertanya ” benarkah pemahamanku ?”
Mungkin aku harus bertemu beliau, penulis puisi tersebut, untuk menanyakan maknanya. Sapardi Djoko Damono.
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
Saat aku mengetik “aku ingin puisi sapardi djoko damono” di google, ternyata hasilnya ada buanyak! Yang suka puisi ini bukan cuma aku rupanya. Buktinya, ada calon pengentin yang juga menulis puisi ini dalam undangan pernikahannya. Baca di sini.Romantis juga ya pengantinnya, hehehehe…
Kata sebuah blog, “Hujan Bulan Juni” adalah buku karya Sapardi yang tak boleh dilewatkan. Baiklah, mari kita masukkan buku itu dalam daftar yang dibeli setelah gajian bulan depan. Tapi, kebeli nggak ya? hahahaha…:D

