Eksklusif
Menurut KBBI yang disediakan website pusat bahasa Diknas, “eksklusif” artinya “terpisah dari yang lain;khusus”. Hari-hari ini, kata “eksklusif” bertebaran di dua stasiun televisi kita, dan saya justru merasa kehilangan maknanya. Apalagi kata itu muncul di tengah bencana.
Oke, dua-duanya mengaku sebagai pihak yang secara eksklusif menyiarkan, misalnya, rekaman CCTV dari salah satu hotel yang hancur karena gempa. Lalu apa? Perlukah kata “eksklusif” itu diulang berkali-kali? Masih perlukah menepuk dada dalam kondisi bencana semacam ini?
Maafkan saya. Cara semacam itu justru membuat saya merasa televisi justru “mengambil untung” atas air mata yang mengalir dari saudara-saudara kita yang sedang berduka…
Abon Supertop

Saya penasaran seenak apa sih abon yang satu ini? Apakah lebih enak jika dibandingkan dengan abon Varia dari Solo yang terkenal dan membuat orang-orang rela mengantri untuk membeli di tokonya yang kecil mungil itu?:D
Pola Batik

Batik menjadi istimewa karena banyak pelajaran terkandung di dalamnya. Menghasilkan batik bukanlah usaha sekali jadi. Prosesnya butuh waktu panjang dan melelahkan. Saya tak akan lupa bagaimana pegalnya tangan saat menggoreskan canting mengikuti pola di atas kain ketika mengikuti latihan membatik di Desa Giriloyo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Foto ini diambil di sebuah toko batik di Bangkalan, Madura. Di salah satu sudut toko itu, tergeletak kain putih panjang yang masih dalam proses pembatikan. Si perajin batik menghentikan pekerjaannya karena kami datang hendak membeli batik-batiknya yang sudah jadi. Maafkan kami
* Foto bisa dilihat lebih jelas di sini.




